SEKILAS INFO
  • 3 minggu yang lalu / Alhamdulillah..telah memeluk islam dengan kesadaran sendiri Ibu Hardina Maharini Warga Griya Cimangir Blok A5 No 1. Gunungsindur Kab Bogor
  • 1 tahun yang lalu / Mari dirikan sholat karena sholat adalah tiang agama
WAKTU :

Tadabbur Surat At-Taubah Ayat : 37

Terbit 13 September 2021 | Oleh : admin | Kategori : TAUSHIAH / Tsaqofah
Tadabbur Surat At-Taubah Ayat : 37

DR. Abdul Ghoni, M.Hum

Hati-hati dengan Keburukan yang Terasa Baik

Setiap kali kita hendak membaca al-Qur’an, Allah memerintahkan untuk membaca ta’awwuz sebagaimana disebutkan dalam surat an-Nahl ayat 98:

فَإِذَا قَرَأْتَ الْقُرْآنَ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

Apabila kamu membaca Al Quran hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk

Ayat di atas menunjukkan betapa godaan dan gangguan setan adalah sesuatu yang amat dahsyat dan ia menjadi sumber segala keburukan yang dilakukan manusia. Kita diperintahkan untuk memohon kepada Allah Yang Maha Besar agar bisa terhindar darinya. Hal itu pula yang sudah dilakukan oleh Hannah (Istri dari Imran) saat melahirkan putrinya yang bernama Maryam seraya berdoa kepada Allah agar dilindungi dari godaan dan rayuan setan. Doa tersebut diabadikan dalam al-Qur’an surat Ali Imran ayat 36:

وَإِنِّي سَمَّيْتُهَا مَرْيَمَ وَإِنِّي أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

Sesungguhnya aku telah menamai dia Maryam dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada setan yang terkutuk

Allah mengabulkan doa Hannah yang kemudian Maryam tumbuh dengan baik sebagai hamba Allah yang shalihah dan kemudian menjadi Ibu dari Nabi Isa.

Apa bentuk godaan setan yang begitu berat bagi manusia?

Dalam surat at-Taubah ayat 37 disebutkan, bahwa godaan yang berat itu adalah ketika hal yang buruk nampak bagi manusia seperti kebaikan. Allah berfirman:

زُيِّنَ لَهُمْ سُوءُ أَعْمَالِهِمْ

menjadikan mereka memandang baik perbuatan mereka yang buruk itu

Dalam Tafsir As-Sa’dy disebutkan bahwa setan yang menjadi subyek dengan menampakkan sesuatu yang buruk terlihat baik dalam pandangan manusia. Imam Ath-Thabary menyebutkan terkait ayat tersebut bahwa segala bentuk pengingkaran terhadap perintah Allah, nampak indah dan baik pada diri orang yang melakukannya.

Jika diperhatikan, kebaikan nampak baik dan keburukan nampak buruk saja masih cukup berat bagi kita untuk merealisasikannya. Sungguh bertambah kesulitan yang luar biasa bagi kita untuk menghindari jika keburukan sudah nampak baik.

Saat ini, fenomena keburukan nampak biasa-biasa saja atau bahkan baik sudah semakin banyak. Maka perlu kepekaan untuk terus mengambil jarak dengan setan dan memusuhinya, lebih dari sikap menjaga jarak lantaran Virus Corona. Kalau virus Corona, masih ada peluang untuk memberikan imunitas bagi para penyintas, tetapi setan tetap akan terus-menerus menjadi musuh tanpa pernah menjadi kawan. Setan akan terus menjadi virus dan tidak memberikan kekebalan.

Begitu besarnya godaan setan bagi manusia, maka memohon perlindungan kepada Allah dari jebakan setan yang mematikan adalah satu keniscayaan dan perlu terus kita lakukan. Ada seseorang yang mengajarkan, jika kita melihat ada hal yang buruk tetapi kita ingin mengambilnya atau melakukannya, maka bacalah berulang-ulang Ta’awwuz maka atas izin Allah hal buruk tadi akan nampak benar keburukannya!

Semoga Allah lindungi kita dari godaan dan rayuan setan yang mematikan!

SebelumnyaHijrah dan Ikhtiar Paripurna SesudahnyaTadabbur Surat At-Taubah ayat 81

Berita Lainnya