SEKILAS INFO
  • 3 minggu yang lalu / Alhamdulillah..telah memeluk islam dengan kesadaran sendiri Ibu Hardina Maharini Warga Griya Cimangir Blok A5 No 1. Gunungsindur Kab Bogor
  • 1 tahun yang lalu / Mari dirikan sholat karena sholat adalah tiang agama
WAKTU :

Hukum Wudhu Sebelum Memegang Mushaf

Terbit 31 Agustus 2018 | Oleh : admin | Kategori : Fiqih / TAUSHIAH
Hukum Wudhu Sebelum Memegang Mushaf

Dalam Kitab “Bidayatul Mujtahid” karya Ibnu Rusyd dijelaskan bahwa menurut Imam Malik, Abu Hanifah dan Syafi’i, keadaan suci (berwudhu) adalah syarat dibolehkannya seseorang untuk memegang Mushaf al-Qur’an.
Ahl Zahir menyatakan bahwa keadaan suci bukan syarat diperbolehkannya seseorang untuk memegang mushaf.
Sebab perbedaan pendapat dalam memaknai surat al-Waqi’ah ayat 79 yang berbunyi:
لُا يَمَسُهُ اِلَا المُطَهَرُوْنَ

Ada dua hal yang menyebabkan adanya perbedaan pendapat.
Pertama, dalam kalimat al-Mutahharun, sebagian memaknainya dengan “Malaikat” dan ada pula yang memaknainya dengan “Bani Adam”.
Kedua, dari sisi struktur kalimat, ada yang berpendapat bahwa kalimat itu berisi “Larangan”, ada pula yang menyebutkan bahwa kalimat itu adalah “Khabar”. Jika surat al-Waqi’ah ayat 79 disebutkan sebagai “Larangan” maka artinya adalah “Tidak boleh menyentuhnya (Mushaf) kecuali orang yang suci”. Sementara jika struktur kalimatnya adalah “Khabar” maka ayat di atas artinya adalah “Tidak dapat menyentuh (makna Mushaf) kecuali orang yang suci”.

Pendapat yang mewajibkan keadaan suci sebelum memegang Mushaf, karena memahami al-Mutahharun sebagai Anak Adam dan struktur kalimat tersebut berisi “Larangan”.
Sedangkan pendapat yang memaknai al-Mutahharun adalah “Malaikat”, dan kalimat itu adalah “Khabar”, maka mereka tidak mewajibkan suci sebelum memegang Mushaf. Sepanjang tidak ada dalil yang secara tegas melarang, maka hukumnya kembali ke asal yaitu diperbolehkan memegang Mushaf tanpa wudhu
Jumhur Ulama yang menyatakan bahwa harus berwudhu sebelum memegang Mushaf selain dengan dalil surat al-Waqi’ah ayat 79, juga berargumentasi dengan hadits Thabrani yang menyebutkan tidak boleh menyentuh Mushaf kecuali yang suci (لَا يَمَسُ القُرانَ الا طَاهِرٌ).

(BM Hal 39-40)

SebelumnyaAdzan Subuh Dua Kali SesudahnyaMengapa Tak Semangat Ibadah dan Tenang Saat Lengah..

Berita Lainnya